Dari alamat IP bisa diketahui negara, perkiraan kota, operator, dan nomor sistem otonom (ASN), yaitu milik siapa jaringan itu. Di dalamnya tidak ada nama, alamat pasti, atau nomor telepon: ini data tentang jaringan, bukan tentang orangnya.
Masukkan alamat apa saja, milik Anda sendiri atau dari log. Anda bisa menempelkan beberapa baris sekaligus, satu alamat per baris.
Operator dan ASN, informasi paling berguna. Kalau isinya hosting atau cloud (Amazon, DigitalOcean, Hetzner, Selectel), di balik alamat itu hampir pasti ada server, bukan manusia: begitulah tampilan bot, pemindai, dan VPN milik orang lain. Kalau operator rumahan atau seluler, itu koneksi yang hidup, tapi pelanggan pastinya tidak bisa diketahui dari situ.
Negara dan kota, dengan catatan: kota diambil dari basis data yang mengaitkan rentang alamat ke node operator. Selisih hingga seratus kilometer itu wajar, untuk internet seluler bisa lebih besar lagi.
JenisIPv4 atau IPv6. Jika koneksi Anda memiliki IPv6 yang aktif, situs-situs akan melihat alamat itu, dan saat VPN menyala ini sering menjadi sumber kebocoran alamat asli.
Apakah ini membantu?
Satu klik, tanpa pendaftaran